Sistem Mengoreksi Lantai yang Retak

Lantai keramik yang sering kali pecah disebabkan oleh beragam hal, diantaranya dorongan air dari dalam tanah yang menembus lapisan adesif, kemudian menyokong lantai.

Kecuali itu, lantai retak juga diberi pengaruh juga oleh perubahan temperatur, sehingga lantai mengalami muai-susut. Kejadian hal yang demikian tak dibarengi dengan pergerakan adesif ataupun natnya, keduanya retak atau pecah sehingga mengakibatkan pegangan lantai terlepas. Oleh sebab itu, sebaiknya memasang lantai yang mempunyai lapisan kedap air.

Kedap air artinya bisa membendung air dalam tanah untuk tak menembus lapisan adesif. Jikalau telah terlanjur retak, jangan kuatir. Simak triknya yang dikutip dari buku Home Repairing Solusi Gampang Atasi Kerusakan Rumah karangan Griya Kreasi.

Sebelum mengkoreksi, alat dan bahan yang semestinya Anda persiapkan antara lain semen, kain, palu atau martil, penggaris besi, pasir, pisau tajam, pahatan batu, cuter, nailset dan kape.

Caranya, lepaskan nat dengan mengaplikasikan pisau tajam. Kasih pertanda pada lantai yang rusak dengan irisan cutter dari ujung ke ujung secara menyilang dan lurus. Supaya garis menjadi lurus, pakai penggaris besi. Pengaplikasian cutter pada tahap ini bukan untuk memotong, tapi cuma untuk membikin garis yang kemudian dipotong dengan nailset.

Berikutnya, retakkan lantai yang telah diiris dengan mengaplikasikan nailset. Pertama-tama, pukul komponen tengah atau spot pertemuan garis diagonal. Kemudian pecahkan retakan lantai sampai halus dengan mengaplikasikan pahatan batu.

Kemudian, bersihkan adukan yang telah mengeras, ratakan komponen dasarnya dengan mengaplikasikan kape. Sesudah itu, bersihkan dari serpihan butiran batu atau kerikil. Letakkan adukan atau spesi yang baru, dan letakkan keramik baru di komponen hal yang demikian. Kasih nat di sekeliling keramik dan bersihkan dengan kain supaya rapi dan bersih terutama bila anda menggunakan cat anti bocor pada permukaannya sehingga anda bisa memaksimalkan kebocoran.