Mitsubishi Berharap Jadi Industri Otomotif Nomor Satu di RI

Mitsubishi Berharap Jadi Industri Otomotif Nomor Satu di RI
Mitsubishi Indonesia mengucapkan tak akan cuma memenangi pertempuran di kendaraan beroda empat keluarga (LMPV) saja dengan Xpander. Tapi pabrikan asal Jepang itu berhasrat untuk merebut gelar industri otomotif nomor satu di Indonesia yang ketika ini dikendalikan oleh Toyota Indonesia. Hal itu diucapkan Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, Naoya Nakamura, ketika dijumpai wartawan di Jakarta. Dalam perbincangannya, Nakamura mengatakan bahwa Xpander telah melampaui ekspektasinya untuk dapat berlomba dan memenangkan pasar kendaraan beroda empat keluarga melawan Avanza. Ke depan, Mitsubishi berkeinginan jadi raja di seluruh segmentasi pasar mulai dari SUV premium dengan Mitsubishi Pajero Sport, LSUV dengan Outlander, sampai kendaraan komersil. Karenanya nantinya, secara keseluruhan Mitsubishi menaklukkan dominasi Toyota di Indonesia. ( Baca : Mitsubishi colt diesel )

“Seperti sahabat-sahabat kenal, Januari-Februari 2019 itu Xpander sudah menjadi kendaraan beroda empat keluarga (LMPV) terlaris di pasar Indonesia dan menjadi nomor satu. Pajero juga nomor satu di pasar SUV. Termasuk Triton, yang jadi nomor satu juga di kelasnya, Bukan cuma dari aspek bisnis, kami juga berkeinginan menjadi brand yang paling sexy di Indonesia, ” ujar Nakamura. “Karenanya kami akan terus meningkatkan penjualan dan mendekatkan jarak (mengejar) Toyota. Jadi, sasaran kami di tahun ini menjadi nomor satu. Spot,” lanjut ia. Sebagian taktik tentu sudah disiapkan oleh pihak Mitsubishi seperti menambah jaringan diler, memperluas jangkauan ekspor, dan juga menghadirkan kendaraan beroda empat baru dalam waktu dekat. “Kita akan mempersembahkan produk baru untuk pasar Indonesia tahun ini, ” ungkap Nakamura.

Di kans berbeda, Toyota Astra Motor mengucapkan bahwa Mitsubishi secara khusus Xpander masih terlalu ‘muda’ untuk berbahagia. Karena jikalau mengamati keseluruhan bisnis, Avanza masih di atas angin. “Kini kan gini, waktu dahulu kan nggak ada bicara 1.300 cc dan 1.500 cc. Intinya bicara bahwa Xpander itu merupakan Avanza killer. Dan hingga kini kan nggak di-kill-kill, ” ujar Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Franciscus Soerjopranoto. “Alasannya, angka maksimum wholesales itu masih dikendalikan Avanza, dengan 21.000 unit. Yang kedua pesaing sebetulnya itu ada di Suzuki, Ertiga sama satu lagi Mobilio. Itu ia udah pernah terjual 10.000 dan 11.000 unit tahun 2013, 2014. Ia (Xpander) baru seimbang sama Xenia, 7.000 an jenjang gitu. Jadi belum dapat dikatakan menaklukkan Avanza,” tegas Soerjo.

 

 

Artikel terkait : Kredit mitsubishi expander