Perkuat Ceruk Bisnis Dengan Kantor Virtual Masa Kini

Penyelenggaraan virtual office atau kantor bayang-bayang ketika ini kian berkembang di Jakarta, bagus di sentra wilayah bisnis (CBD) dan non-CBD. Di tengah kian tingginya harga tanah, virtual office dapat menjadi solusi mempunyai perkantoran sendiri bagi pengusaha pemula. Di tengah keadaan demikian inilah, VOffice menawarkan virtual office, merupakan kantor bayang-bayang atau virtual untuk dihasilkan alternatif para pengusaha pemula yang mau melebarkan sayap bisnisnya sampai keluar negeri.

Dengan berjenis-jenis jenis atau golongan sewa, VOffice mengambil ceruk bisnis kantor virtual ini di wilayah-wilayah perkantoran elit Jakarta. “Kami menawarkan jenis platinum yang harganya cukup murah, Rp 1,2 juta perbulan,” kata Managing Director VOffice Indonesia, Sean Tham, di Jakarta.

Perusahaan asal Australia ini mematok harga sewa jasa kantor bayang-bayang itu secara per paket jangka waktu waktu tertentu, dari bulanan hingga tahunan. Penyewa dapat menerapkan domisili kantor V Office, surat menyurat, faksimili, serta telepon yang bisa dikirim segera ke mitra bisnisnya. “Dengan program platinum umpamanya, pebisnis dapat mengaplikasikan ruangan rapat selama 8 jam perbulan,” ujar Tham. Kecuali itu, konsumen juga dapat mengaplikasikan ruangan ekslusif selama 3 jam per bulan, termasuk layanan antarjemput 4 x per bulan. “Hal paling penting, kami memberikan layanan dunia online tidak dipungut bayaran tanpa dipegang kuota,” terangnya. Ketika ini, harga sewa perkantoran di daerah-daerah strategis juga mulai cenderung naik.

Tahun ini rata-rata penyewaan perkantoran grade A tumbuh hingga 0,5 % dari kuartal kedua di segala kawasan. Kenaikan tertinggi terlihat di Jakarta, yang tercatat menempuh rekor baru dari tingkat ketersediaan sampai 9,0 %, angka paling rendah semenjak Asian Financial Crisis pada 2007 silam. Dengan alasan itulah, lanjut Tham, konsep kantor bayang-bayang dapat dihasilkan pilihan untuk membikin bisnis seorang pengusaha go public padahal belum mempunyai kantor. Dia mengatakan, konsep ini layak untuk perusahaan kecil (UKM) dengan kuantitas profesi lebih banyak di luar kantor tetapi mempunyai jaringan bisnis luas.

“Siapa dapat memanfaatkan konsep kantor bayang-bayang ini,” katanya. Adapun sebagian paket virtual office yang ditawarkan itu mencakup paket silver, gold dan platinum. Kelompok Platinum dibedakan untuk bentang waktu tiga bulan dengan sewa Rp 3,6 juta, jangka waktu 12 bulan senilai Rp 10,16 juta, serta jangka waktu 2 tahun sebesar Rp 17,5 juta. Ketika ini, VOffice mempunyai tujuh ruang kantor bayang-bayang, yang dua diantaranya telah diorder oleh pengusaha dari luar negeri.

Poin lebihnya, berhubungan perkembangan wirausaha di Indonesia ketika ini, VOffice memberikan bantuan sebesar Rp 360 juta untuk 100 pengusaha baru yang mau terjun segera ke dunia bisnis dan merasakan layanan dari VOffice. Hal ini, kata Tham, diinginkan dapat memicu gairah kewirausahaan di Indonesia yang ketika ini masih terbilang rendah, merupakan di angka 1, 56 %. “Syaratnya gampang, merupakan pengusaha berusia di bawah 35 tahun, perusahaannya tak melibatkan orang asing, dan punya sertifikat perusahaan,” katanya.

 

 

Kunjungi Juga : servio.co.id/sewa-kantor-murah-jakarta